PUNYAKUBAE

  • PUNYAKUBAE |
  • Tag
    • Travel Stories
    • Promotional
    • Entertainment
    • Food Experience
  • History
    • 2025
    • 2024
    • 2023
    • 2021
    • 2020
    • 2019
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
    • 2009
    • 2008
    • empty
      • empty1
      • empty2
Halo semuaaaa...
Ada berita bagus nih buat yang ada rencana atau ingin ke korea, kalian bisa banget download "Korea Travel Book App" di HP kamu buat lihat-lihat info mengenai pariwisata korea

---

 KOREA TRAVEL BOOK APP
Masih bawa buku panduan tebal saat jalan-jalan ke Korea?
Sekarang Anda cukup membawa smartphone dan Aplikasi Korea Travel Book!
Korea Travel Book adalah sebuah aplikasi dimana pengguna dapat memperoleh berbagai publikasi berupa e-book (buku elektronik) yang berisi tentang informasi wisata Korea. Aplikasi ini dapat diunduh pada smartphone baik melalui google playstore dan apple store. Pengguna dapat membaca berbagai Informasi Wisata dan Materi terkait Wisata Korea seperti Buku Panduan Wisata, Peta, Tips Berwisata, Wisata sesuai Tema, Wisata Daerah Regional, dan lainnya.
Setelah mengunduh aplikasi ini, pengguna dapat memilih e-book mana yang ingin disimpan. Berikut 6 Rekomendasi E-book pilihan selain Buku Panduan dan Peta Wisata:
 
1. Colorful Moments STUNNING PHOTO SPOTS IN KOREA. Buku yang berjumlah 25 halaman ini, tersedia dalam 4 Bahasa yaitu Bahasa Inggris, Jepang, dan 2 Bahasa China. Melalui buku ini Anda dapat mengetahui 19 lokasi foto menarik di Korea, Tour Course dan Tips dalam mengambil gambar yang bagus.
 

 
2. Explore Korea by Subway. Bagi wisatawan individu yang ingin merasakan nyamannya moda transportasi publik di Korea, dapat memperoleh informasi spot wisata menarik di sepanjang jalur Kereta Bawah Tanah (Subway).


 
3. Michelin Bib Gourmand, Korean Dining at Moderate Prices. Buku Elektronik ini berisi daftar 36 restoran Michelin Bib Gourmand direkomendasikan untuk dapat mencari info tentang makanan yang terjamin dengan harga terjangkau.
 
4. Safe Travel in Korea: 1330. Buku panduan yang berisi daftar nomor penting yang mungkin dibutuhkan selama berwisata di Korea. 
5. Easy & Convenient Travel Cards. Buku ini berisi informasi tentang penggunaan dan berbagai keuntungan yang didapat dari T-Money, Korea Tour Card, Discover Seoul Card, dan sebagainya.
6. Best Spots to Admire, Seoul’s Nightscape. Buku ini berisi tentang spot-spot menarik di Seoul yang dapat dikunjungi saat malam hari. 

---

Temen-temen download ya aplikasinya, karena selama 25 Juli hingga 28 September, aplikasi ini menyediakan berbagai hadiah menarik dalam rangka Korea Travel Book App Download Event   https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/f49/1/16/1f4da.png https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1/16/1f4f2.png  https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fb6/1/16/2708.png    
Informasi event klik tautan berikut: https://bit.ly/2Or7RV7 

---
sumber : www.visitkorea.or.id

---
Udah lama ga review movie. Hehe.. abisudah kebanyakan nonton, dan jalan ceritanya gitu-gitu aja.

Tapi semalem baru kelar nonton film jepang berjudul Survival Family ini.
Ceritanya tentang perjuangan satu keluarga yang tinggal di kota maju sekelas Tokyo, semua serba digital, tiba-tiba menghadapi kondisi yang berubah 180 derajat. Jam, listrik, alatkomunikasi dan transportasi tidak ada yang bisa beroperasi. Tidak ada yang tau kenapa hal ini terjadi. Awalnya satu keluarga ini biasa aja, tapi beberapa hari berlalu, kondisi tidak kembali pulih dan bahkan semakin memburuk. Krisis air, makanan, kotor, tidak tertib, penjarahan, kerusuhan, dsb. Hal yang tidak pernah terbayangkan akan terjadi di kota semaju dan sebesar Tokyo. Kondisi yang buruk ini membuat satu keluarga tersebut terpaksa berusaha dengan segala cara untuk bertahan hidup.
Cerita puncak film ini di saat satu keluarga tersebut dengan susah payah melakukan perjalanan agar terhindar dari kacau-balaunya kondisi kota besar yang berantakan dan tidak terurus. Awalnya mereka berencana ke kota lain, dengan harapan menemukan tempat agar mereka bisa tetap hidup. Namun ternyata yang mereka temukan sama saja, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke desa tempat orangtua/kakek mereka berada. Dan mereka pun harus tetap bertahan hidup di perjalann yang jauh ini.
 
*lesson learn : Be grateful with what you have. And use it wisely. Ga kebayang gimana kalo bener kejadian seperti itu kita alami. Agak sedikit beruntung gue bukan orang yang terlalu tergantung dengan fasilitas wah, walopun emang tetep sulit beralih dari barang elektonik dan digital. Trus kepikiran, betapa pentingnya penemuan listrik di masa sekarang. Dan kepikiran lagi, berapa banyak sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan dan mensuplai listrik tsb untuk kegiatan setiap orang di dunia *balik ke paper.  
*maapin yak cara gue nge-review jelek. Hahaa.. tapi cuma ingin berbagi bahwa film ini worth to watch!. Bahkan background dan soundrack akhir film pun terpesona buat gue tonton. Haha.. What a movie~
Korea bukanlah suatu negara muslim. Namun, bukan berarti muslim ga boleh berkunjung ke Korea. Memang, sebagai seorang muslim, sedikit sulit untuk tetap menjalankan syariat agama. Tapi bukan berarti ga bisa. Berikut beberapa pengalaman saya sebagai seorang muslim saat berwisata ke Korea Selatan.
Seoul
Sebagai ibu kota, Seoul merupakan kota yang bisa banget untuk dikunjungi muslim. Kesadaran akan turis muslim-pun mulai terlihat di beberapa tempat. Seperti Myeongdong misalnya, yang banyak terdapat penjual yang menjajakkan berbagai jajanan khas korea, telah saya temukan tanda ‘halal’ di gerobak yang menjual udang dan rajungan goreng seharga 5.000 won. Selain itu, ada juga penjual kebab yang berteriak “halal” saat saya melewati kios jualannya. Pernah juga yang saya temui salah satu penjaga restoran yang lagi-lagi memanggil kami untuk bersantap malam di restoran mereka sambil berkata “halal”. Tidak hanya itu, saya juga sempat mencicipi beberapa jajanan korea yang terkenal seperti Odeng, Tteokpokki, Gyeranpang, Bungeopang, Chestnut, Grilled cheese yang insyallah aman untuk dikonsumsi muslim karena tidak terbuat dari daging kecuali ikan.
Tempat lain di tengah kota yang saya rekomendasikan adalah kantornya KTO (KTO Headquarters) yang berada di tepi sungai Cheonggyecheon. Di sini, lo bisa leyeh-leyeh klo abis kecape’an belanja di Myeongdong. Atau lo bisa lihat-lihat seabrek brosur mengenai pariwisata korea sampe malek. Klo takut ngabisin waktu, bisa langsung konsultasi sama petugas di sana. Yang paling seru adalah area KPOP yang bisa foto-foto sama Hallyu virtual. Mayan daripada kagak. Dan yang paling berfaedah adalah adanya musholla. Kecil tapi alhamdulillah. Ga perlu ambil wudhu di wastafel toilet karena sudah ada tempat wudhu-nya. Jadi, klo kalian pas masuk ke dalam gedung ini, dan kemudian ditanyain mau ke mana, bilang aja mau ke “muslim praying room”. Di lantai atasnya lagi ada museum yang memberikan edukasi mengenai hidangan korea. Dan di lantai yang lebih atasnya lagi, ada bench layaknya kontes memasak yang bisa kita pake untuk praktek masak hidangan khas Korea. Saya waktu itu ikut program masak ini. Dan karena saya muslim, saya diberi hidangan yang friendly (karena di awal saya berniat untuk tidak memakan daging yang tidak diproses sesuai syariat agama), yaitu Japchae (잡채) dengan mushroom. Untungnya waktu itu saya dibantu sama seonsaengnimnya, jadinya masakan saya enaaaakkkk~. (cek info lengkap tentang KTO Headquarters di web KTO). 
Masakan khas korea yang enak-enak sebenernya banyak dan mudah banget didapat saat berkunjung ke Seoul. Tapi ga semuanya aman untuk dikonsumsi muslim. Naahhh… buat temen-temen yang pengen banget makan khas korea dengan suasana khas korea, kalian bisa mengunjungi salah satu restoran vegetarian yang cukup terkenal yang terdapat di Insadong. Restoran ini berada di bangunan hanok khas korea. Saat masuk ke dalam, kitapun diminta untuk melepas alas kaki, karena area makannya duduk lesehan di lantai. Di sini, kalian bisa mencicipi berbagai hidangan khas korea dengan aman karena semuanya merupakan olahan sayur dan jamur yang dibuat sedemikian rupa seperti aslinya. Apabila temen-temen memesan menu set, yang datang ke meja pun akan rame oleh banchan. Banchannya juga dari olahan sayur dan jamur. Dan yang pasti enak-enak!. Harganya pun ga terlalu mahal. Sekitar 10.000 won. Waktu itu, gue juga pesen Naengmyeon (랭면), mie dingin yang biasanya ada irisan dagingnya, trus mandu, yang biasanya juga pake daging. (cek info lengkap tentang Osegyehyang di web KTO).
Itaewon
Salah satu daerah di Seoul ini memang terkenal sebagai kawasan turis. Di sini banyak terdapat orang non-korea dengan suasana yang juga ga korea-korea banget. Begitupun dengan nuansa islami. Kawasan ramah muslim di Itaewon letaknya ga jauh dari Stasiun subway exit 3. 450 km dari stasiun, dengan jalanan berkontur naik, terdapat Masjid Raya Seoul. Biasanya masjid ini menjadi andalan bagi traveller kaum adam saat hari jumat. Untuk kaum hawa, tempat wudhu ada di area belakang masjid. Trus tempat sholatnya di lantai 3, naik tangga di bawah tangga utama yang gede. Di dalem ada mukenah dan sajadah, jadi ga perlu khawatir. (cek info lengkap tentang Seoul Central Mosque di web KTO). 
Di sekitaran masjid, banyak terdapat restoran dan supermarket halal dan ramah muslim. Nah, habis sholat boleh deh tinggal pilih mau makan di mana. Waktu itu saya pilih secara random, salah satu restoran halal self-certified. Pesen Pancake Kimchi (Kimchijeon/김치전), dan menu set Spicy chicken stew (Dakdoritang/닭도리탕). Satu restoran lain yang sempat saya kunjungi adalah restoran yang menyajikan hidangan timur tengah. Sebenernya ga tau juga ya restoran ini halal atau tidak. Tapi, menu yang kita pesen waktu itu hummus, sate ayam bakar, sate udang bakar, pizza zaitun, dan pitta bread (yang ingetnya itu aja). Harganya lumayan. Untungnya waktu itu ditraktir. Hehe..
Nami (Gapyeong)
Area lain di luar Seoul yang ramah muslim adalah Nami di Gapyeong. Nami island sangat indah dikunjungi karena nuansa alamnya yang indah. Saat musim semi, ada bunga sakura dan bunga lain yang cantik. Saat musim panas, terasa rindang oleh hijau pepohonan. Saat musim gugur, dedaunan berwarna-warni, saat musim dingin, diselimuti putihnya salju. Sebagai destinasi wisata yang terkenal, Nami Island telah menyediakan musholla yang cukup gede, dan ada area wudhu. Ada juga restoran Halal (Dongmun Asian Family Restaurant) dengan berbagai menu khas korea seperti bulgogi bibimbab, nasi cumi, udon, dll, dengan harga sekitar 10.000 won. (cek info lengkap tentang Nami Island di web KTO ini)
Pilihan restoran ramah muslim yang lain adalah Kkokko Chuncheon Dakgalbi. Saat itu pilih restoran ini karena ada stiker Halal week di dekat pintu masuk dan salah satu rekomendasi HHWT. Dakgalbi adalah hidangan serupa ayam bakar khas daerah Chuncheon, daerah di mana Nami island berada. Ayam beserta kol, daun bawang, bawang bombay, kentang dan ada juga ricecake-nya dimasak di dalam kuali gede di atas meja dengan saus gochujang (sambal). Saat semua bahan di dalam kuali sudah matang, cara makannya pun khas korea, bahasa sana nyebutnya 'ssam' (쌈), yaitu dibungkus dengan daun selada bersama kimchi. Harus coba begini kalo makan di Korea, rasanya memberikan sensasi yang berbeda. Sama seperti restoran korea pada umumnya, restoran ini juga menyajikan banchan yang bebas tambah sendiri kalo doyan. Gue saat itu nambah saladnya yang enak dan asinan timun yang ramah untuk lidah Indonesia. Satu porsi dakgalbi seharga 11.000 won per-orang, tapi minimum pemesanan adalah untuk 2 orang. Saat itu gue makan bertiga dan kenyangnya puoolll.
Sebagai tambahan, sedikit tips untuk temen muslim saat berwisata ke Korea, saat kalian tidak bisa menemukan tempat khusus sholat, kalian bisa sholat di mana aja, di tempat yang jarang dilalui orang. Pengalaman saya saat di suatu tempat wisata, kita mencari sudut kecil yang agak sedikit tersembunyi. Trus sholatnya gantian sama temen yang lain biar ada yang jagain. Masalah wudhu, bisa ambil melalui wastafel di toilet. Tapi tetep harus menjaga kebersihan toilet. Airnya jangan sampai berceceran kemana-mana. Selesai wudhu, bersihin dan lap percikan air yang tercipta saat proses kita mengambil wudhu. Untuk membasuh kaki, JANGAN pernah angkat kaki ke wastafel, tapi bisa dilap menggunakan tangan atau handuk basah. Atau pilihan lainnya adalah, menampung air di wastafel di dalam botol terlebih dahulu, untuk kemudian kaki kita dibasuh di kloset dalam bilik toilet. Bila sedang melakukan perjalanan, silahkan sholat di dalam bus/kereta. Sebelumnya boleh ambil wudhu terlebih dahulu di toilet. Atau enggak, kalau terpaksa, ya tayamum aja. Kabar baiknya, bagi temen yang mau pulang setelah wisata, dan nunggu cukup lama di Incheon airport, telah tersedia musholla yang bisa digunakan untuk sholat di terminal keberangkatan dekat gate 24. Memang temapt wudhunya ga ada, tapi bisa ambil di toilet. Banyak kok turis muslim berparas melayu yang sholat di sini.
Untuk makanan, harus lebih berhati-hati. Lebih baik kalian mengetahui bahan dasar yang digunakan uantuk memasak hidangan tersebut. Pernah teman saya memesan Jajangmyeon. Namun kemudian saya menyadari bahwa pembuatan saus Jajangmyeon menggunakan daging babi. Biar dijadikan pelajaran buat temen muslim yang lain. Memang lebih aman memesan hidangan laut. Walaupun harga makanan yang menggunakan daging babi cenderung lebih murah. Yang bisa membaca huruf korea atau berkomunikasi menggunakan Bahasa korea akan lebih mudah terbantu lagi. Saya pernah memesan Jeonju bibimbab dan bilang “gogireul nohjimaseyo..”, walaupun pelayannya agak bingung karena ciri khas jeonju bibimbab adalah pada dagingnya, tapi saya tetep keukeuh ngulang bilang “nee.. gogireul nohjimaseyo..”.
(KTO Guide book Muslim Friendly)
Selamat berwisata ke Korea. Semoga bermanfaat untuk tetap menjaga keimanan dan syariat agama.
Buat temen-temen yang mau wisata alam yang indah di luar Seoul, bisa jadikan Suncheon Bay National Garden sebagai destinasi yang harus dikunjungi, dengan perjalanan 3 jam menggunakan kereta KTX ke arah selatan Seoul.

Berikut ulasan dari Wow Korea Supporters mengenai Suncheon Bay National Garden.
At the most southern part of Korea where you can reach only in 3 hours by KTX(express train), there is a tourist destination that is considered the treasure of the ecosystem; Suncheon. It is a popular touristic place for Koreans and is already famous for its refreshing concept. Suncheon Bay Wetland and Suncheon Bay National Garden are popular tourist attractions.
Suncheon Bay Wetlands are one of the top five coastal wetlands in the world. Today, WOWKOREA introduces Suncheon Bay National Garden, the representative tourist destination of Suncheon.


National Garden by Country theme
Suncheon Bay National Garden offers a wide range of national gardens where visitors can enjoy the distinctive atmosphere of France, Germany, the Netherlands, Thailand, and Japan. You can see props with plants that match the characteristics of each country. The garden of various countries is not a small size, but a large scale for each country so you will have various things to see! Netherlands Garden that has been chosen as the coolest place to visit every year!
Menurut saya, taman dengan tema dari berbagai negara menjadi salah satu magnet dan daya pikat dari Suncheon Bay National Garden ini. Suasana dari setiap negara sungguh sangat terasa seperti aslinya.!
 
Suncheon Bay National Garden Photo Zone
Not only is it a national garden with a national concept, but it's also a variety of works. There are various photo zones decorated with a lot of types of flowers and plants that will make your photo amazing!

Nah, ini hal penting. Karena tamannya sudah ditata dengan indah, walhasil banyak terdapat spot untuk foto kece yang pantas banget buat diupload di sosmed kita.

Zoo in the garden
There is a zoo in Suncheon Bay National Garden. Although the zoo is not big, you can see cute little animals. You can find many different kinds of animals, from small desert foxes to turtles and birds. 

Garden-intramural train
The Suncheon Bay National Garden is so large that you need to take time to enjoy the tour. But you don't have to go see everything by walking. You can also enjoy the entire view of Suncheon Bay National Garden by train. Why don't you take a small train and enjoy a leisurely tour of the Suncheon Bay National Garden?
▶Usually 3,000KRW
Location of the train: In front of the French garden
Sky Cube
Another attraction of Suncheon Bay National Garden is the monorail. You can take monorail to reach Suncheon's other major tourist destination, Suncheonman Bay, in about 15 minutes. While you are on the move, you can see the view of the Suncheon Bay National Garden at a glance, which provides another joyful attraction for the garden.


- Informasi detail mengenai  Suncheon Bay National Garden -


▶ Two ways 8,000KRW/ One way 6,000KRW
Operating hours: 10:00pm to 10:00pm / Holiday 9:00-20:00
Instead of going for Myeongdong in Seoul, Gyeonggi-do, Jeonju, Busan and Jeju Island that is, most of the time, crowded by locals and tourists, How about a trip to Suncheonman National Garden, enjoying the relaxation presented by the nature?
▶ Suncheon Bay National Garden www.garden.sc.go.kr
Address : National Garden No. 1, Suncheon, Jeollanam-do 162-11
Opening Hours : 8:30 to 20:00 daily from May to September (until 19 p.m. admission time)
Tickets : 8,000KRW for adults / 6,000KRW  for teens / 4,000KRW for children
▶ Tips!
1. The garden is fairly spacious, so you need to walk a lot, so wear easy shoes.
2 Even though you can take the monorail, to see everything at the garden, it is recommended to go by walking.
3. Since there are various photo zones in the garden, you can easily get pictures of your life, so make sure you look good!
4. It takes four hours to look around the whole thing, so it's better to clear your whole afternoon schedule for this!

---
Artikel dan gambar diambil dari : Blog Wow Korea Supporters
Lihat juga Facebook Wow Korea Supporters
---


Saya pernah ke sini pada awal musim dingin bulan desember. Saat itu, tanaman sudah mulai kering kecokelatan. Walau demikian, pohon yang tinggal rantingnya aja terlihat eksotis untuk difoto. Terlihat juga beberapa tanaman yang sedang di rawat agar dapat bertahan pada suhu dingin ekstrem. Namun yang menjadi pesona adalah winter grass, tanaman seperti rumput yang tinggi layaknya ilalang, namun memiliki warna putih halus yang menembus dari balik sinar matahari. (Ya, ternyata angel foto harus menghadap matahari agar kilau putihnya rumput tersebut terlihat mempesona). Tapi klo mau melihat hijaunya daun sambil menghangatkan badan, bisa mausk ke glasshouse yang berisi koleksi tanaman tropis, jenis tanaman yang sudah akrab saya jumpai. 
Suasana saat musim dingin di Suncheon Bay Garden.
Selamat menikmati pesona Suncheon Bay National Garden. 
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

About Me

Travel, Architecture, Korea, Guitar
Hit me a message on

db.guitar.arch@gmail.com

Contact me

Nama

Email *

Pesan *

POPULAR POSTS

  • CNBLUE album
  • My Bad Luck Experience in the End of Taiwan Trip
  • Kost dekat Universitas Bengkulu (UNIB)
  • Gyoza
  • First time solo travelling abroad, to Taiwan

Label

korea jalan-jalan liburan entertainment arsitektur AkuDanKorea KeKoreaAja Badminton Music Makan chord guitar Film Jepang Temen other Taiwan sahabat korea promotion Malaysia Singapore HongKong Lombok palembang game Bali
Diberdayakan oleh Blogger
Punyakubae

Total Tayangan Halaman

Translate

Follow

Designed by OddThemes | Distributed by Blogspot